Mei 23, 2024
Apa itu dividen

Apa Itu Dividen? – Kata “dividen” sering muncul ketika Anda memasuki dunia investasi, khususnya investasi saham. Dividen menjadi elemen kunci dalam diskusi mengenai investasi saham, terutama bagi pemula. Tapi, apa sebenarnya dividen? Dalam pengertian dasarnya, dividen seringkali dikaitkan dengan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia atau BEI. Besaran dividen yang ditawarkan oleh perusahaan menjadi salah satu daya tarik untuk menarik minat investor dalam membeli sahamnya.

Jumlah dividen yang ditawarkan ini akan diberikan kepada para investor. Namun, penting untuk dicatat bahwa ada syarat-syarat yang harus disetujui bersama oleh investor dan perusahaan sebagai dasar pengetahuan mengenai apa itu dividen dan cara distribusinya. Bagi investor saham pemula, penting untuk memahami dengan seksama apa itu dividen.

Apa itu dividen?

Dalam pemahaman mengenai apa itu dividen, istilah ini merujuk pada laba bersih suatu perusahaan dalam konteks investasi saham. Laba bersih atau dividen tersebut akan dibagikan kepada para investor atau pemegang saham dalam periode tertentu. Namun, dalam distribusinya, terdapat persyaratan yang harus disetujui terlebih dahulu. Dalam konsep apa itu dividen, pemegang saham berhak menerima dividen setelah mendapat persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS.

Penting juga untuk menyadari bahwa, dalam konteks apa itu dividen, pembagian dividen biasanya dilakukan setiap tahun. Walaupun terlihat sebagai sebuah kepastian, namun ada risiko bahwa dividen tidak akan dibagikan dalam satu tahun tertentu. Salah satu faktor penyebabnya dapat karena kondisi keuangan perusahaan yang kurang baik atau mengalami kerugian. Sehingga, laba bersih perusahaan pada tahun tersebut akan diakumulasikan sebagai laba ditahan hingga situasi membaik.

Jenis-jenis dividen

Tidak hanya berfokus pada pemahaman dan prosedur pembagiannya, dalam menggali konsep dividen, penting untuk mengetahui berbagai jenis dividen yang dapat diterima. Secara umum, dividen terklasifikasi ke dalam beberapa kategori. Jenis-jenis dividen ini merupakan hasil laba yang dibagikan melalui persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Dividen Kas
Tipe pertama adalah dividen kas. Apa itu dividen kas? Dividen kas adalah keuntungan investasi modal yang dibayarkan dalam bentuk uang tunai oleh perusahaan.

Dividen Saham
Varian kedua adalah dividen saham. Apa itu dividen saham? Dividen saham adalah pembayaran keuntungan modal investasi oleh perusahaan dalam bentuk saham. Dengan kata lain, kepemilikan saham Anda di perusahaan tersebut akan bertambah berkat dividen saham yang diterima.

Dividen Properti
Definisi dividen properti melibatkan pembayaran dividen kepada investor dalam bentuk barang atau aset. Di sini, perusahaan dapat memberikan dividen dalam bentuk rumah atau aset investasi lain dengan nilai setara, sesuai dengan hasil persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham.

Dividen Utang
Selanjutnya, ada dividen utang. Jika Anda penasaran tentang apa itu dividen utang, jenis dividen ini melibatkan pembayaran menggunakan skrip. Skrip tersebut merupakan bukti utang yang diberikan kepada pemegang saham. Dengan kata lain, perusahaan memiliki kewajiban utang kepada pemegang saham terkait dividen yang seharusnya diterima.

Mekanisme Distribusi Dividen

Proses pembayaran atau distribusi dividen dari perusahaan kepada para investor juga melibatkan dua metode. Pemahaman mengenai mekanisme ini juga merupakan elemen kunci sebagai informasi terkait konsep dividen bagi investor pemula.

Mekanisme pemberian dividen yang pertama disebut sebagai dividen interim. Jika Anda bertanya mengenai dividen interim, ini adalah cara pembagian dividen yang terjadi sebelum tahun buku perusahaan ditutup atau masih dalam tahun yang sedang berjalan. Mekanisme kedua adalah dividen final. Apa itu dividen final? Dividen final adalah cara pembayaran dividen yang dilakukan setelah proses pembukuan keuangan perusahaan selesai. Kedua mekanisme ini bisa diterapkan bersamaan dalam satu tahun, memungkinkan investor menerima dividen dua kali. Namun, beberapa perusahaan mungkin hanya menggunakan mekanisme dividen final.

Jika Anda sebagai investor mendapatkan keuntungan dari kedua mekanisme ini, penting untuk dipahami bahwa jumlah dividen yang diterima tidak akan sama di kedua mekanisme atau periode tersebut. Dalam pemahaman tentang dividen, jumlah dividen final yang Anda terima akan ditentukan oleh hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dikurangi dari dividen interim yang telah Anda terima sebelumnya.

Secara teknis, ada beberapa istilah yang perlu dipahami terkait mekanisme pembagian dividen. Istilah-istilah tersebut melibatkan cum date, ex date, dan payment date. Cum date mengacu pada hari terakhir di mana pemegang saham bisa mendapatkan dividen, baik berupa uang tunai maupun saham. Ex date adalah tanggal di mana investor tidak dapat mendaftarkan namanya saat membeli saham, sehingga tidak mendapatkan dividen dalam tahun tersebut. Payment date adalah tanggal atau hari ketika perusahaan membayarkan dividen kepada investor sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham.

Penentuan dan Pemberian Dividen

Dalam pemahaman tentang dividen dan manfaatnya, perlu juga memahami bagaimana penentuan dan pemberian dividen yang akan diterima. Umumnya, perusahaan akan membagikan dividen secara merata per saham yang dimiliki oleh investor. Setiap investor berhak menerima dividen atas sahamnya sesuai dengan persentase yang disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Meskipun pembagian merata, jumlah dividen yang diterima setiap pemegang saham akan berbeda tergantung pada jumlah saham yang dimiliki. Dengan kata lain, pemegang saham yang memiliki lebih banyak saham berpeluang mendapatkan dividen dengan jumlah yang lebih besar.

Setelah memahami dividen, masih banyak aspek lain yang perlu dipahami tentang investasi saham. Jika ingin mencoba berinvestasi sekarang, bijaklah dalam memilih instrumen investasi sesuai dengan profil risiko, seperti obligasi. Obligasi adalah instrumen investasi yang menawarkan tingkat pengembalian tetap, berupa kupon atau bunga. Para investor obligasi akan menerima kupon sebagai bukti keuntungan secara berkala, bergantung pada tingkat bunga yang disepakati.

Sumber :

Indonesia Stock Exchange (IDX)